https://journal.educollabs.org/index.php/RITEKES/issue/feed Jurnal Riset Teknologi Kesehatan 2026-02-23T06:10:53+00:00 Lina Puspitasari SST., MPH. ritekes@amikompurwokerto.ac.id Open Journal Systems <p> </p> <table> <tbody> <tr valign="top"> <td width="30%"> <p><img src="https://journal.educollabs.org/public/site/images/isantiko/cover.png" alt="" width="500" height="715" /></p> <p align="right">Salam,</p> <p align="right"><img src="https://journal.educollabs.org/public/site/images/isantiko/signeditor.png" alt="sign" width="100" height="30" /></p> </td> <td rowspan="9" width="2%"> </td> <td width="50%"> <p align="justify"><strong>Jurnal Riset Teknologi Kesehatan (RITEKES)</strong> Universitas Amikom Purwokerto hadir sebagai wadah bagi para akademisi, praktisi, dan masyarakat umum untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara mandiri. Dalam era yang semakin kompleks, kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan menjadi kunci untuk mencapai kesejahteraan yang optimal. Jurnal ini berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan inovasi dan strategi yang dapat memberdayakan masyarakat dalam mengatasi berbagai tantangan kesehatan yang ada.</p> <p align="justify">Jurnal Riset Teknologi Kesehatan (RITEKES) memiliki 2 terbitan dalam 1 volume yaitu terbit pada bulan <strong>Februari</strong> (no.1), dan bulan <strong>Agustus</strong> (no.2) di setiap tahun. Jurnal Kesehatan Masyarakat Mandiri menyajikan berbagai inovasi dan solusi lokal dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang spesifik di Indonesia. Jurnal ini percaya bahwa pemahaman terhadap konteks lokal sangat penting dalam merancang intervensi kesehatan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan mempublikasikan hasil penelitian dan program-program yang relevan, jurnal ini ingin menginspirasi pengembangan solusi-solusi yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p align="justify"> </p> https://journal.educollabs.org/index.php/RITEKES/article/view/149 Bermain Origami Untuk Menurunkan Kecemasan Hospitalisasi Anak DHF di Rumah Sakit 2026-02-23T06:10:53+00:00 Karomatun Nisa karomatunsa@gmail.com Andin Sefrina andinsefrina09@gmail.com Siti Rochana rochanasermas@gmail.com Iva Puspaneli Setiyaningrum ipuspaneli@gmail.com <p>Masih tingginya angka kejadian DHF khususnya pada anak prasekolah akan berdampak pada tingginya insiden anak dirawat di rumah sakit akibat gejala yang muncul pada DHF. Proses perawatan anak di rumah sakit atau hospitalisasi seringkali menjadi stresor tersendiri bagi anak. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi stresor anak selama hospitalisasi yaitu bermain, salah satunya origami. Desain penelitian ini merupakan desain kualitatif pendekatan studi kasus, pada satu responden anak prasekolah yang dirawat karena DHF, bermain origami dilakukan selama 3 hari. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada penurunan tingkat kecemasan skala FIS 4 (cemas sedang) saat sebelum bermain menjadi skala FIS 1 (sangat tidak cemas) saat setelah bermain. Faktor yang berperan dalam penurunan kecemasan diantaranya pendampingan orang tua dan kebebasan anak dalam memilih kertas dan bentuk origami kesukaan. Bermain origami dapat menjadi alternatif tindakan untuk mengurangi kecemasan anak selama hospitalisasi. Penelitian selanjutnya yang dapat dilakukan diantaranya untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam penurunan kecemasan anak selama aktivitas bermain.</p> 2026-02-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Karomatun Nisa, Andin Sefrina, Siti Rochana, Iva Puspaneli Setiyaningrum https://journal.educollabs.org/index.php/RITEKES/article/view/124 Efektivitas Pemberian Kinesiotaping Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Osteoarthritis Lutut 2026-01-27T06:06:33+00:00 Mubayinul Khoeroh mubayinul@amikompurwokerto.ac.id Eka Listiyani ekalistiani@amikompurwokerto.ac.id Noris Strada Sanjaya noris@amikompurwokerto.ac.id <p>Pemberian <em>kinesiotaping</em> pada penelitian ini bermaksud untuk melihat pengaruh terhadap nyeri pada pasien <em>osteoarthritis</em> lutut. Desain penelitian yang digunakan berupa eksperimental <em>pre</em> dan <em>post-test</em> <em>one group design</em> dengan 30 sampel yang sesuai dan dipilih secara <em>purposive sampling</em> di wilayah Kabupaten Cilacap. Perlakuan berupa pemasangan <em>kinesiotaping</em> dengan teknik <em>Y-strip patellar support</em> pada area lutut diberikan sebanyak tiga kali dengan durasi pemakaian ±24 jam setiap aplikasi oleh tenaga ahli atau fisioterapis. Pengukuran nyeri dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan instrumen nyeri yaitu <em>Numeric Rating Scale</em> (NRS). Analisis statistika menggunakan <em>Wilcoxon Test</em> menunjukkan adanya penurunan nyeri setelah diberikan perlakuan (p &lt; 0,05) yang mengindikasikan bahwa pemberian <em>kinesiotaping </em>memiliki pengaruh untuk menurunkan nyeri pada pasien <em>osteoarthritis</em> lutut. Temuan ini mendukung penggunaan <em>kinesiotaping </em>sebagai bentuk terapi penurun nyeri yang dapat membantu perkembangan gerak dan fungsional pada pasien <em>osteoarthritis</em> lutut.</p> 2026-02-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Mubayinul Khoeroh, Eka Listiyani, Noris Strada Sanjaya https://journal.educollabs.org/index.php/RITEKES/article/view/140 Kualitas Pelayanan Fisioterapi : Studi Deskriptif di RS PKU ‘Aisyiyah Kendal 2026-01-28T02:46:16+00:00 Fahmi Rizal fahmirizal.physio@gmail.com Sigit Prasojo sigitstikes@yahoo.co.id Dzikra Nur Septiani dzik.pink@gmail.com <p>Hospitals as a level of advanced service after the Community Health Center are highly demanded to provide maximum and best services. Services in the health sector have a serious impact on the sustainability of a service in order to maintain competition. Physiotherapy is part of the health service efforts owned by a hospital. The purpose of this study is to analyze the quality of service, especially in the Physiotherapy service unit. This study is a type of quantitative research with a descriptive observational method at one time (cross sectional). The population of this study were new patients in the Physiotherapy Unit of PKU 'Aisyiyah Kendal Hospital, the sample obtained was 70 people with the determination using Accidental sampling. The results of this study found that the quality of service in the Physiotherapy unit of PKU 'Aisyiyah Kendal Hospital is dominated by good perceptions. Physical evidence (tangible) 68.57%, Reliability 65.71%, Responsiveness, Assurance 61.43%, Empathy 64.29%.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-02-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fahmi Rizal https://journal.educollabs.org/index.php/RITEKES/article/view/142 Effect of Infant Massage on the Frequency and Duration of Breastfeeding in Infants Aged 0–6 Months at Mukti Rahayu Posyandu 2026-01-27T05:58:09+00:00 TRI ENDAH WIDI LESTARI tarilestari.ig23@gmail.com <p>Adequate breastfeeding frequency and duration are essential for optimal nutrition in infants aged 0–6 months. Infant massage is a non-pharmacological intervention that may improve breastfeeding behavior by stimulating the nervous and digestive systems. This study aimed to analyze the effect of infant massage on breastfeeding frequency and duration among infants aged 0–6 months at Mukti Rahayu Integrated Health Post. A quasi-experimental study with a one group pretest–posttest design was conducted involving 15 mother–infant pairs selected through purposive sampling. The intervention consisted of infant massage administered twice per week for one week, with each session lasting 30–45 minutes. Breastfeeding frequency and duration were measured using observation sheets. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in breastfeeding frequency (p=0.001) and breastfeeding duration (p=0.003) after the intervention. Infant massage was proven effective in improving breastfeeding patterns by enhancing infant comfort and physiological readiness to feed. Therefore, infant massage can be recommended as a promotive strategy to support breastfeeding success in early infancy at the primary health care level.</p> 2026-02-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 TRI ENDAH WIDI LESTARI https://journal.educollabs.org/index.php/RITEKES/article/view/148 Hubungan Berat Badan Lahir dan Panjang Lahir Terhadap Risiko Stunting pada Anak Usia Dini di Wilayah Puskesmas Cilacap Selatan II 2026-01-27T07:25:13+00:00 Yenni Kristiana kristiana_yenni@yahoo.co.id Lina Puspitasari lina@amikompurwokerto.ac.id <p>Latar Belakang: Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah dengan angka stunting yang tinggi. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi, yang dipengaruhi oleh berat badan lahir, panjang badan lahir, dan riwayat kekurangan energi kronis selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Cilacap Selatan II. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang pada 30 balita yang dipilih secara simple random sampling. Variabel dependen adalah stunting, sedangkan variabel independen meliputi berat badan lahir dan panjang badan lahir. Analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil: Terdapat hubungan sedang antara stunting dan berat badan lahir (r=0,450; p=0,012) serta antara stunting dan panjang badan lahir (r=0,463; p=0,010). Kesimpulan: Berat badan lahir dan panjang badan lahir berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Pemenuhan gizi ibu sejak prakonsepsi hingga postnatal perlu diperhatikan dengan dukungan keluarga.</p> 2026-02-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yenni Kristiana, Lina Puspitasari